PERBEDAAN TINGKAT STRESS ANTARA MAHASISWA YANG BEKERJA PARUH WAKTU DENGAN MAHASISWA YANG TIDAK BEKERJA DI STKIP BUDIDAYA BINJAI

Authors

  • Nurzanna Nurzanna STKIP Budidaya Binjai
  • Nurul Hasanah STKIP Budidaya
  • Laila Hasyim Institut Kesehatan Helvetia

DOI:

https://doi.org/10.37755/jsbk.v15i1.2153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Stres Akademik  antara mahasiswa yang bekerja dan mahasiswa yang tidak bekerja pada mahasiswa prodi Bimbingan Konseling STKIP Budidaya Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif komparatif dengan melibatkan 60 responden yang dibagi menjadi dua kelompok seimbang (N=30 mahasiswa bekerja dan N=30 mahasiswa tidak bekerja). Data dikumpulkan menggunakan skala Stress Akademik  dan dianalisis menggunakan uji-t sampel independen (Independent Samples T-Test) melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok mahasiswa bekerja adalah 68,20, sedangkan kelompok tidak bekerja adalah 65,77. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t = 1,251 dengan nilai signifikansi p = 0,216 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada Stress Akademik di antara kedua kelompok tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa status pekerjaan bukan merupakan hambatan bagi mahasiswa dalam mencapai hasil yang optimal, selama didukung oleh kemampuan manajemen waktu dan regulasi diri yang baik. Institusi pendidikan disarankan untuk terus memberikan dukungan bagi mahasiswa yang bekerja guna menjaga keseimbangan antara tuntutan akademik dan profesional.

Downloads

Published

— Updated on 2026-03-31