This is an outdated version published on 2023-12-23. Read the most recent version.

Indonesia Indonesia

Authors

  • Djaka Indonesia
  • Lilis Saputri Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan open-ended terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kepercayaan diri. Peneliti ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain penelitian pretest and post-test control group design. Populasi adalah siswa kelas X SMK Putra Anda Binjai, sedangkan sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas. Sampel pada kelompok eksperimen berjumlah 23 orang. Data dalam kelompok kontrol berjumlah 23 orang. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji regresi rederhana. Tes yang digunakan tes kemampuan berpikir kreatif yang dinyatakan validitor dan siswa data valid . dengan data normalitas 8,83 normal, data homogenitas 0,917 Homogen, dan data hipotesis 0,925 normal. Dengan rata-rata tes kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen sebelum dan sesudah pembelajaran adalah 67,56 dan 68,41. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-r, setelah dilakukan perhitungan diperoleh nilai r_hitung kemampuan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen adalah 0,925 sedangkan r_tabel 0,396, Pengujian hipotesis dalam uji-r juga dilakukan perhitungan diperoleh nilai r_hitung kepercayaan diri siswa kelas eksperimen adalah 0,907 sedangkan r_tabel 0,396. Maka dapat disimpulakan bahwa terdapat pengaruh pendekatan open-ended terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kepercayaaan diri pada materi SPLDV dikelas X SMK Putra Anda Binjai.

DOI:

https://doi.org/10.37755/sjip.v9i2.1095

Abstract

This study aims to analyze student learning outcomes based on learning styles as differentiated learning data at Mts Negeri Binjai. The population in this study were all students of MTS Negeri Binjai, with a sample of 31 people consisting of 15 boys and 16 girls. This research uses a quantitative analytical descriptive approach. Analysis in descriptive research can be divided into activity analysis and content analysis. The results in this study The results of the pre-test description show that the classical completeness of children is 61.29%. This shows that soccer learning has not been successful. This is due to the existing mismatch between students' learning styles and the learning methods used. Unconsidered learning styles can be a huge obstacle to achieving the best learning outcomes. After implementing differentiated learning, there was a significant improvement with a classical completeness of 90.323% in the post test. This shows that seeing and adjusting students' learning styles can produce better learning outcomes. One can improve learners' understanding, skills and interest in soccer material by applying a differentiated learning approach that considers diverse learning styles.

Downloads

Published

2023-12-23

Versions

How to Cite

Setya Syaputra, D., & Saputri, L. (2023). Indonesia Indonesia. Serunai : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2). https://doi.org/10.37755/sjip.v9i2.1095