IMPLEMENTASI PEMBUATAN ABON AYAM MELALUI TUTOR SEBAYA DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL WARGA BELAJAR
Kata Kunci:
Shredded Chicken, PKBM, Life SkillsAbstrak
Pembuatan Abon Ayam merupakan pembelajaran tambahan yang dipraktikkan oleh tutor sebaya di PKBM Tunas Taruna Jaya yang bertujuan untuk meningkatkan life skill para warga belajar. Metode dalam penelitian ini berupa studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang praktik pembelajaran Paket C di PKBM Tunas Taruna Jaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PKBM Tunas Taruna Jaya telah berhasil menerapkan pembelajaran yang berupaya meningkatkan life skill para warga belajarnya dengan membuat abon dan kerajinan yang didaur ulang dari sampah plastik berupa tas dan taplak meja yang kemudian dipromosikan dan dijual kepada masyarakat sekitar maupun di luar daerah PKBM. Faktor pendukung utama yaitu adanya tutor sebaya atau warga belajar yang memiliki keterampilan dalam membuat abon dan kerajinan tersebut yang kemudian didukung oleh Ketua PKBM, pihak Yayasan, dan para Tutor. PKBM Tunas Taruna Jaya telah mengimplementasikan pembelajaran melalui tutor sebaya dalam upaya meningkatkan life skill warga belajar. Dalam penerapannya, sudah melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam penelitian ini. Peneliti merekomendasikan kepada Ketua PKBM, Tutor, juga para warga belajar untuk dapat mengembangkan peningkatan life skill dalam membuat abon.
Referensi
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat terungkap informasi yang bermanfaat, sehingga dapat memiliki manfaat antara lain :
a. Manfaat untuk Warga Belajar
Memiliki keterampilan atau life skill dalam membuat Abon Ayam yang dapat dikonsumsi sendiri atau dijual untuk mendapatkan keuntungan dalam meningkatkan taraf hidup.
Memberikan pemahaman interaksi sosial dalam pembelajaran melalui tutor sebaya, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana interaksi sosial dapat memperkuat proses pembelajaran dan transfer keterampilan antarindividu.
Meningkatkan kemandirian dan keterampilan hidup berkelanjutan melalui kegiatan tersebut, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada literatur mengenai peningkatan kemandirian dan keterampilan hidup berkelanjutan di kalangan warga belajar.
b. Manfaat untuk PKBM
Meningkatkan daya saing warga belajar melalui life skill yang sangat penting untuk dimiliki oleh warga belajar, terutama dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.
Meningkatkan citra PKBM Tunas Taruna Jaya sebagai lembaga Pendidikan non formal yang peduli dengan pengembangan life skill warga belajar. Hal ini dapat menarik minat masyarakat untuk mengikuti pendidikan di PKBM Tunas Taruna Jaya.
Meningkatkan keterampilan berkomunikasi agar dapat memberikan informasi kepada pihak PKBM tentang metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi warga belajar.
c. Manfaat untuk Masyarakat
Meningkatkan produktivitas masyarakat melalui life skill yang dimiliki warga belajar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Meningkatkan daya saing masyarakat dari keterampilan yang dimiliki warga belajar untuk dunia kerja.
Terciptanya usaha kerja masyarakat yang berkolaborasi dengan warga belajar di PKBM Tuna taruna Jaya.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2024-07-30 (1)
- 2024-07-30 (1)
- 2024-07-30 (1)
- 2024-07-30 (1)










