Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2025-01-28. Baca versi terbaru.

KONSEP MUKA POSITIF PADA NOVEL CINTA di UJUNG SAJADAH KARYA ASMA NADIA: KAJIAN PRAGMATIK

kajian pragmatik

Penulis

  • STKIP Budidaya Binjai
  • STKIP BUDIDAYA BINJAI
  • STKIP BUDIDAYA BINJAI

Kata Kunci:

kajian pragmatik, konsep muka positif, novel

Abstrak

Penelitian ini ibertujuan iuntuk imendeskripsikan ikonsep muka positif dalam novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia melalui kajian pragmatik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif analisis. Data ipenelitian iini iadalah ikata-kata, ifrasa, ikalimat yang mengandung konsep muka positif pada novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman analisis konsep muka positif (Brown & Levinson dalam Nadar, 2013: 33). Teknik pengumpulan data ini adalah peneliti membaca isi novel kemudian mencatat mana saja yang termasuk dalam konsep muka positif  pada novel tersebut. iTeknik ianalisis idata idalam ipenelitian iini iadalah ireduksi idata, ipenyajian idata, idan verifikasi ikesimpulan. iHasil ipenelitian iini iyang imenunjukkan ibahwa konsep muka positif yang terdapat di dalam novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia, adalah perintah, permintaan, saran, nasihat, peringatan, tantangan, tawaran, janji, dan pujian. Dapat disimpulkan bahwa novel ini mengandung sembilan konsep muka positif yang teridentifikasi.

Biografi Penulis

, STKIP BUDIDAYA BINJAI

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, STKIP BUDIDAYA BINJAI

, STKIP BUDIDAYA BINJAI

PROGRAM STUDI PKN, STKIP BUDIDAYA BINJAI

Referensi

Aprilie, Theresia, dan Kasih, Ayunda Pininta. (2023). “Penelitian: Sebagian Besar Guru di Dunia Merasa Kurang Dihargai,” dalam Kompas. 27 November. Jakarta.

Amaroh, Damis. (2010). “Tindakan Pengancaman Muka dan Strategi Kesopanan dalam Rubrik “Pembaca Menulis” di Harian Jawa Pos (Sebuah Kajian Pragmatik). Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Brown, Penelope dan Stephen C. Levinson. 1987. Politeness: Some Universal in. Language Usage. Cambridge: University Of Cambridge Press.

Firdaus, dkk. et.all., (2020). Pemanfaatan Konsep Wajah Dalam Film Death Note (2006). 9(1). 134-141.

Ibrahim. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Musfiroh, Wiratih Endar. (2022). Kesantunan Muka Positif dan Muka Negatif dalam. Novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 Karya Pidi Baiq. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Jember.

Nofasari, E. (2023). KAJIAN KEDIDAKTISAN DALAM NOVEL-NOVEL ISLAMI DAN PEMANFAATAN HASILNYA UNTUK MENYUSUN BUKU PENGAYAAN PENGETAHUAN BERBASIS WEB DI SMA (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Nugroho, Rahmad. dkk. (2021). Kesantunan Berbahasa dalam Percakapan Antarmahasiswa Semester Delapan STKIP PGRI Ponorogo. Jurnal Bahasa dan Sastra. 8.(1). 37-43

Pramujino, Agung. (2012). Dari Minazi Lian Menuju Face: Dari Kearifan Lokal Cina Menuju Teori Kesantunan yang Mendunia. Surabaya: Jurnal Lingua Culture. 6(2). 200-206.

Suganda, Dadang. (2007). Pemanfaatan Konsep “Muka” (face) dalam Wacana Wayang Golek: Analisis Pragmatik. Hunaniora. 19(3). 248-260.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1989. Teori Kesusastraan ( terjemahan oleh Melani Budianta). Jakarta: Gramedia Pustaka Jaya.

Wijayanti, Sri Hapsari, dkk. (2022). Bentuk-Bentuk Etika Bermedia Sosial Generasi Milenial. Jurnal Komunikasi. 16. (2). 129-146

Unduhan

Diterbitkan

2024-10-31 — Diperbaharui pada 2025-01-28

Versi